Disamping pemerintah sedang marak-maraknya membahas mengenai pertambahan koridor busway (DKI Jakarta), disatu sisi mereka menutup mata tentang permasalahan yang lain, yakni terkait dengan keadaan transportasi umum lain yang semaik tidak layak digunakan. Dengan berbagai keadaan yang semakin membuat orang miris bahkan takut dan khawatir ketika hendak menggunakan transportasi umum tersebut.
Ketika saya masih duduk di bangku SMA, banyak dari teman-teman yang menggunakan bus untuk menuju ke sekolah. Dan mereka memberikan sebutan “bus kompor”, untuk bus dengan keadaan fisik yang udah mulai berkarat, terkesan (dan memang) rusak. Dan bus tipe ini paling dihindari teman-teman saya sebagai kendaraan untuk mengantar mereka pulang. Dan saya yakin tidak hanya teman-teman saya yang enggan untuk menggunakan alat transportasi yang “bentuk”nya saja sudah tidak meyakinkan. Minimnya kualitas, kenyamanan, dan pelayanan pada angkutan umum di banyak daerah di seluruh Indonesia, menjadi penyebab kemacetan. Kondisi ini membuat masyarakat lebih suka menggunakan kendaraan pribadi.




